Sang Pencinta Hujan
Sang Pencinta Hujan
Buku ini lahir dari keyakinan penulis bahwa puisi bukan sekadar rangkaian kata yang disusun agar terdengar indah. Puisi adalah perjalanan batin, cara paling jujur untuk mengungkapkan pemahaman diri, waktu, kehilangan, emosi, kritik sosial, jeritan hati, dan cinta. Hujan, langit, matahari, senja, dan alam yang berulang hadir di dalam buku ini bukan hanya metafora sastra. Ia adalah sarana untuk mencintai diri sendiri dan semesta, serta Sang Pencipta. Alam selalu menjadi cermin yang tenang, murka, jujur, dan tak pernah berpura-pura.Puisi-puisi ini ditulis di berbagai kota dan usia batin. Sebagiannya lahir dari ziarah dan kehilangan, sebagian dari cinta yang sederhana, dan sebagian lagi dari kegelisahan sosial. Jika pembaca menemukan dirinya di antara hujan yang jatuh dan senja yang pergi, maka buku ini telah menemukan tujuannya. Selamat membaca.
Penulis : Dicky Edwin Hindarto
Penerbit : Suara Muhammadiyah
Tebal : 65 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
ISBN : -